Parade Kebangsaan Mewarnai Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Pamekasan

- Publisher

Sabtu, 24 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beragam petunjukan menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79.

Beragam petunjukan menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79.

Pamekasan, SuaraNet– Karang Taruna Candradimuka Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura menggelar Parade Kebangsaan se kecamatan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79, Selasa, (20/08/24).

Ketua Karang Taruna Kecamatan Kadur, Rifqan Ahmad Zarnuji menyampaikan, agustusan kali ini Kecamatan Kadur ada banyak macam lomba, namun yang berbeda di tahun 2024, adanya lomba Parade Kebangsaan.

“Di Kecamatan Kadur, setiap agustusan pasti menggelar banyak lomba, namun di tahun 2024 ini ada yang berbeda, Karang Taruna menggelar Parade Kebangsaan. Yakni Lomba Karnaval dengan konsep menampilkan perjuangan kemerdekaan, kebudayaan, dan pakaian adat yang ada di Indonesia” jelasnya.

Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ini menambahkan, adanya Parade Kebangsaan adalah sejarah baru bagi kecamatan kadur, yang sejak 2006 tidak pernah menggelar karnaval dengan tema kebangsaan.

“Setelah sekian lama Karnaval di kecamatan Kadur vakum, Karnaval dalam rangka memperingati hari kemerdekaan kembali menyapa masyarakat Kadur dengan kemeriahan yang tak terbendung, pesertanya dari berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat umum, semuanya sangat antusias berpartisipasi”, imbuhnya.

Baca Juga  Aksi Demonstrasi GMPB Desak Kejari Pamekasan Serius Tangani Kasus Korupsi

Sementara itu, Kepala Kecamatan Kadur Muhammad Jasin mengatakan, Parade Kebangsaan ini layak diapresiasi, antusiasme masyarakat dan kreatifitas dalam menghias kendaraan dan penampilannya sangat layak diapresiasi.

“Meskipun anak-anak Karang Taruna terbilang mendadak dalam menyiapkan Parade Kebangsaan ini, antusiasme dan keberagaman hiasan karnaval sungguh luar biasa, apalagi ada penampilan Drumband dan 9 Musik Ul-Daul yang sangat erat dengan kebudayaan di Madura” terangnya.

Jasin menambahkan, karnaval ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro dan menengah (UMKM).

“Para pelaku UMKM, seperti pedagang makanan, minuman, serta penyedia kereta kencana, dan penyedia makeup artis turut merasakan manfaatnya. Tentu kami berharap acara ini kedepan lebih baik, mulai dari siapan panitia dan persiapan teknis lainnya” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru