Mantan Ketua IBI Pamekasan Dituding Gelapkan Dana Ratusan Juta Rupiah

- Publisher

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

PAMEKASAN, – Mantan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Pamekasan, Siti Maimunah, dituding tidak transparan dalam pengelolaan keuangan organisasi. Tudingan ini datang dari sejumlah anggota IBI yang mempertanyakan laporan keuangan yang dianggap tidak masuk akal.

Beberapa anggota yang tidak bersedia disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa IBI Pamekasan memiliki beberapa sumber pendapatan, seperti iuran anggota, hasil penjualan obat, uang sewa gedung, dan konsumsi dari kegiatan rapat. Namun, mantan ketua IBI Pamekasan itu malah menyebutkan saldo organisasi kosong dan bahkan masih memiliki hutang sebesar Rp170 juta.

“Sumber pendapatan tersebut dibilang tidak ada, bahkan ketua IBI Pamekasan bilang masih punya hutang Rp170 juta, ini kan tidak masuk akal,” ujar salah satu anggota, Senin (28/7/2025).

Selain itu, para anggota juga mengeluhkan tidak adanya pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) sejak tahun 2018, meskipun mereka sudah membayar iuran. Mereka juga menyebutkan bahwa tidak ada laporan pertanggungjawaban yang jelas kepada anggota sejak 2020 hingga 2025.

Menanggapi tudingan tersebut, Siti Maimunah membenarkan bahwa selama masa kepemimpinannya, tidak ada pelatihan APN yang digelar. Ia menjelaskan hal itu dikarenakan kendala pandemi COVID-19.

Baca Juga  Peringatan HUT RI ke-80, Pemuda Dusun Sumber Tenga Tampil Memukau dengan Atraksi Puisi dan Replika Sejarah!

“Sekarang APN itu baru bisa digelar. Yang bisa melakukan pelatihan yang sertifikasi. Pendaftaran dibuka tahun ini 2025,” urainya.

Terkait laporan pertanggungjawaban, Siti Maimunah membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan bahwa laporan keuangan sudah diserahkan kepada pengurus ranting IBI dan saat ini IBI Pamekasan sudah tidak memiliki hutang.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB