Warga Swadaya Perbaiki Jalan, Pemkab Pamekasan Justru Kucurkan Ratusan Juta untuk Proyek Jalan ke Rumah Bupati

- Publisher

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Amin Jabir (kiri), didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Tri Gunawan, memberikan wawancara kepada awak media.

Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Amin Jabir (kiri), didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Tri Gunawan, memberikan wawancara kepada awak media.

Pamekasan – Proyek pengaspalan jalan menuju kediaman Bupati Pamekasan, Kiai Kholilurrahman, di Desa Panempan, Kecamatan Pamekasan, seketika menjadi buah bibir. Pasalnya, di saat banyak warga bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan justru mengucurkan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp165.160.000 khusus untuk jalan menuju rumah orang nomor satu di Pamekasan itu.

Data pada papan proyek menunjukkan pekerjaan ini dinamakan Pemeliharaan Berkala, Jembatan Panempan dengan nomor kontrak 622/3.20/0042.1/4.32.303/SPK 2025. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Menara Life dan memiliki tanggal kontrak 7 Juli 2025.

Kontroversi ini semakin panas mengingat upaya swadaya masyarakat yang masif di berbagai titik. Banyak pihak mempertanyakan prioritas anggaran di tengah kebutuhan infrastruktur lain yang lebih mendesak bagi masyarakat luas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Jabir, angkat bicara mengenai hal ini.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut didasarkan pada usulan dari Kholilurrahman sendiri, jauh sebelum ia menjabat sebagai bupati.

“Hubungan saya dengan Kiai Kholil ini lama. Sejak saya [di] DLH. Beliau sering nelepon kita, ada program apa, bisa gak Panempan ada kegiatan. Beliau bilang, ‘beliau mantan bupati, bisa gak desa saya dibangun’. Usulan ini jauh sebelum 2025. Sejak 2023, 2024 dan 2025 kita usulkan namun anggaran itu hilang (tidak disetujui, red),” terang Jabir di hadapan awak media di kantornya, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga  KH Qoyyim Hamzah Tegaskan Dukung Ra Baqir-Taufadi di Pilkada Pamekasan

Jabir menambahkan, tim teknis PUPR sempat mendatangi Desa Panempan pada Januari 2025 – setelah rekapitulasi Pilkada 2024 – dan bertemu dengan Kiai Kholil. “Kita lihat memang jalan sempit. Sulit kendaraan untuk masuk,” sambung Jabir.

Meskipun telah diusulkan berulang kali, usulan perbaikan jalan ini sebelumnya tak pernah dikabulkan oleh Pemkab. Namun, akhirnya proyek ini terealisasi melalui skema pergeseran pos anggaran DAU.

Menariknya, pihak PUPR mengaku tidak mengetahui detail notulensi perubahan pos anggaran DAU ini, sebab hal tersebut merupakan ranah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Apakah ini [perbaikan] mendesak atau tidak? Keputusan itu bukan ada di PUPR, karena usulan itu kami sampaikan ke Timgar dan Banggar, perjalanannya panjang,” imbuh Jabir.

Menanggapi pertanyaan apakah alokasi anggaran tidak bisa dialihkan ke sektor lain yang lebih mendesak, Jabir berdalih bahwa Pemkab juga memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Kita ini benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat. Kita mengontrol 13 jalan yang dikerjakan mandiri di Desa Pasanggar. Seminggu lalu. Itu bukan berarti kita mengobrak-abrik masyarakat untuk swadaya lalu mengutamakan ini,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”
Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB