Ra Bakir Bawa Angin Segar untuk Pengrajin Batik Klampar

- Publisher

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Pamekasan, Ra Bakir saat mengunjungi pengrajin batik di Desa Klampar.

Calon Bupati Pamekasan, Ra Bakir saat mengunjungi pengrajin batik di Desa Klampar.

Pamekasan– Calon Bupati Pamekasan, Ra Bakir, mengunjungi pengrajin batik di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, pada Kamis (24/10/2024). Dalam kunjungannya, Ra Bakir disambut dengan keluh kesah dari sejumlah pengrajin batik setempat.

Para pengrajin mengungkapkan bahwa selama 10 tahun terakhir, mereka merasa kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kami berharap, jika Ra Bakir terpilih menjadi Bupati Pamekasan, ia dapat memberikan kesejahteraan kepada kami,” kata Rokib, salah satu pengrajin batik.

Rokib menambahkan bahwa pengrajin batik di desanya belum bisa menikmati hasil dan kesejahteraan yang layak.

“Hal ini disebabkan oleh minimnya pembeli dan kurangnya dukungan dari Pemerintah Pamekasan,” ungkapnya.

Selai itu, Mastur, seorang pelaku usaha sekaligus pedagang batik, juga mengeluhkan keadaan usahanya.

“Saya telah menutup kios di Pasar 17 karena sepi pembeli. Namun, kami tetap memiliki harapan besar kepada Ra Bakir karena ia menunjukkan kepedulian,” ujarnya.

Mastur menekankan pentingnya solusi bagi pengrajin batik, terutama di Desa Klampar. Ia berharap, jika pasangan Ra Bakir – Taufadi (Berbakti) terpilih, mereka dapat memberikan dukungan konkret kepada para pengrajin.

Baca Juga  Hamas-Israel Sepakati Gencatan Senjata: Akhiri 460 Hari Konflik Gaza

“Kami ingin pengrajin batik sejahtera, dengan harapan setiap dinas dan sekolah wajib menggunakan batik asli Pamekasan,” pungkasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ra Bakir berkomitmen untuk memperjuangkan mensejahterakan pengrajin batik.

“Saya siap untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pengrajin batik, jika saya terpilih menjadi Bupati Pamekasan,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru