Menarik, Semalam di Madura Jadi Rangkaian Harjad ke-495 Pamekasan

- Publisher

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum Pembukaan Rangkaian Acara Semalam di Madura (Foto: Istimewa)

Momentum Pembukaan Rangkaian Acara Semalam di Madura (Foto: Istimewa)

SuaraNet, Pamekasan – Acara Semalam di Madura yang digelar Pemkab Pamekasan melalui Disporapar di area monumen Arek Lancor berlangsung spektakuler, Sabtu (1/11).

Event ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut hari jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan Tahun 2025.

Kegiatan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Kholilurrahman dan Sukriyanto, pimpinan daerah dari tiga kabupaten di Madura, jajaran forkopimda Pamekasan, pimpinan OPD, pegiat seni dan budaya serta beberapa pihak lainnya.

Event ini menampilkan seni dan budaya dari empat kabupaten di Madura dan dihibur dengan Gambus Balasik.

“Alhamdulillah malam ini kita dapat bersama-sama hadir. Malam ini adalah malam yang istimewa,” ujar Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat memberikan sambutan.

Dia mengatakan acara Semalam di Madura ini merupakan manifestasi dari tema hari jadi ke-495 Pamekasan; “Pamekasan kreatif dan maju”.

“Maju tidak hanya dalam pembangunan fisik dan ekonomi, akan tetapi dalam pelestarian dan pengembangan budaya yang menjadi akar kita,” katanya.

Dia juga menerangkan bahwa pemilihan Arek Lancor sebagai lokasi Semalam di Madura tersebut tidak lain hanya untuk mengingatkan filosofi leluhur tentang keberanian dan semangat yang tinggi.

Baca Juga  Titiek Puspa Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

“Karena inilah kita diingatkan akan filosofi leluhur. Momumen ini dengan perpaduan celurit dan kobaran api menunjukkan keberanian dan semangat yang tak pernah padam dari masyarakat Madura dalam menghadapi tantangan,” tegasnya.

Penulis : Musdalifah

Editor : Fahrur Rozi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”
Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB