Kuasa Hukum Desak Rektor UNIBA Madura Untuk Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual

- Publisher

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Foto Herman Tim Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual

Dok. Foto Herman Tim Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual

Sumenep, SuaraNet Dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura oleh kakak tingkatnya terus menjadi perhatian publik.

Kuasa hukum korban, Herman Wahyudi S.H., meminta Rektor UNIBA Madura mengambil langkah tegas terhadap terduga pelaku (YP) dan memastikan perlindungan terhadap korban (LL).

“Pelaku seharusnya menjadi contoh etis, bukan justru melanggar norma. Jika benar ada upaya untuk memberhentikan klien saya sebagai korban, kami tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah hukum tegas,” ujar Herman saat diwawancarai pada Minggu (22/12).

Menurut Herman adanya intimidasi yang dialami korban dari pihak kampus, termasuk upaya mediasi dengan terduga pelaku yang dinilai tidak sesuai prosedur penanganan kekerasan seksual.

“Rektor seharusnya memberikan perlindungan khusus kepada korban, bukan malah membungkam kejadian ini. Apalagi korban masih merupakan mahasiswa baru,” tegas Herman.

Ia menambahkan bahwa pihak kampus harus memberikan sanksi administratif kepada terduga pelaku sebagai bentuk tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Baca Juga  Latihan Dalmas, Polres Pamekasan Bersiap Hadapi Pilkada 2024

Sebelumnya, kasus ini telah memasuki tahap pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Sumenep. Dua saksi dan korban telah dimintai keterangan terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan UNIBA Madura.

Penulis : Mosdalifah

Editor : Fahrur Rozi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB