Festival Tari Unggulan Memeriahkan Hari Jadi ke-494 Kabupaten Pamekasan

- Publisher

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, menggelar Festival Tari Unggulan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) ke-494 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (29/10/2024).

Dalam festival ini, dua seni tari khas Pamekasan ditampilkan, yaitu Tari Topeng Ghettak dan Tari Rondhing. Penampilan spektakuler tersebut disaksikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, jajaran Forkopimda, Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohammad Alwi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pegiat sanggar seni, serta para siswa tingkat SD dan SMP di Pamekasan.

Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu acara dalam rangka Harjad ke-494 Pamekasan. Ia menekankan bahwa festival tari ini dapat membangkitkan semangat para pemuda untuk melestarikan dan merawat budaya Pamekasan yang memiliki filosofi luar biasa.

“Kegiatan ini mungkin menjadi festival tarian pertama yang digelar oleh pemerintah daerah. Kami berharap dapat masuk dalam kalender event tahunan Hari Jadi, sehingga tahun depan lebih meriah, lebih luas lagi cakupannya, dan semua masyarakat bisa ikut,” jelasnya.

Baca Juga  Ayah Tiri di Sumenep Rudapaksa Putrinya Selama 5 Tahun

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap Tari Topeng Ghettak dan Tari Rondhing dapat menjadi kurikulum ekstrakurikuler di sekolah-sekolah di Pamekasan, agar warisan budaya tersebut dapat terjaga dengan baik dari generasi ke generasi.

Di sisi lain, Kepala Disdikbud Pamekasan menyebut bahwa pemerintah daerah berhasil menjadikan Tari Topeng Ghettak sebagai warisan budaya tak benda resmi milik Pamekasan, yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI).

“Di tahun 2024 ini, kami juga sedang mengusulkan Tari Rondhing kepada Kemendikbudristek RI untuk diresmikan sebagai warisan budaya tak benda milik Pamekasan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR
KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok
Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WIB

KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Berita Terbaru