Diskusi Soal Pendidikan Bersama Pengasuh Padepokan Kyai Mudrikah, Calon Bupati Pamekasan, Ra Baqir Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan di Pamekasan

- Publisher

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ra Baqir, Calon bupati Pamekasan dari pasangan BERBAKTI (Ra Baqir-Taufadi).

Ra Baqir, Calon bupati Pamekasan dari pasangan BERBAKTI (Ra Baqir-Taufadi).

Pamekasan– Calon bupati Pamekasan, Muhammad Baqir Aminatullah, menarik perhatian banyak pihak. Salah satunya adalah Kiai Muhammad Muhlis Mahfud, pengasuh Padepokan Kyai Mudrikah. Kiai Muhlis menilai Calon bupati dari pasangan BERBAKTI (Baqir-Taufadi) sebagai sosok muda dengan visi yang jelas dan relevan untuk masa depan Kabupaten Pamekasan.

“Kita tahu bahwa Ra Baqir adalah sosok muda. Dalam pandangan kami saat diskusi tadi, ia menunjukkan kekuatan visi dan sikap terbuka terhadap berbagai pandangan dari masyarakat,” katanya, Rabu (25/09/24).

IMG 5583
Kiai Muhammad Muhlis Mahfud, pengasuh Padepokan Kyai Mudrikah.

Sikap terbuka Ra Baqir, menurut Kiai Muhlis, sangat relevan dalam konteks dinamika sosial-politik saat ini, di mana masyarakat membutuhkan pemimpin yang mau mendengarkan suara mereka.

Lebih lanjut, Kiai Muhlis mengapresiasi kemampuan komunikasi Ra Baqir yang lugas dan jelas.

“Dari caranya berbicara, ia lugas dalam memberikan pandangan tentang perkembangan Pamekasan ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Calon bupati Pamekasan, Ra Baqir, mengungkapkan cita-cita besarnya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pamekasan, dengan fokus khusus pada transformasi pendidikan di pesantren. Menurutnya, pendidikan berbasis pesantren memiliki peranan vital dalam pembentukan karakter dan kepribadian generasi muda.

Baca Juga  Pantai Branta Pesisir Terbebas dari 4 Ton Sampah Berkat Aksi Bersih-Bersih

“Saya banyak berdiskusi dengan pengasuh Padepokan Kyai Mudrikah, Kiai Muhammad Muhlis, terkait masa depan pendidikan di Kabupaten Pamekasan,” kata Ra Baqir.

Ra Baqir menegaskan bahwa jika dirinya ditakdirkan menjadi orang nomor satu di Pamekasan, ia siap menjadikan Kiai Muhammad Muhlis Mahfud sebagai mentor dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerahnya. Ia percaya bahwa dengan bimbingan Kiai Muhlis, pendidikan di Pamekasan dapat berkembang secara signifikan.

“Pendekatan pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada kualitas guru dan kurikulum, tetapi juga pada infrastruktur dan fasilitas yang mendukung. Selain itu, mentor yang berpengalaman,” pungkas.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu
Polres Pamekasan Gelar Pelatihan Penulisan Narasi, Perkuat Konten Kreatif Bhabinkamtibmas

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Minggu, 12 April 2026 - 00:02 WIB

KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?

Berita Terbaru