Khofifah mantapkan Peluang Di Pilgub Jatim 2024, Madura Kini Jadi Kunci Strategis

- Publisher

Kamis, 4 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar parawansa, Mantan Gubernur Jawa Timur Dok.Ist

Khofifah Indar parawansa, Mantan Gubernur Jawa Timur Dok.Ist

Surabaya, SuaraNet Pulau Madura menjadi salah satu kunci kemenangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Angka golput di pulau tersebut relatif rendah, karena partisipasi pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga cukup tinggi.

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, pelaksanaan pemilihan umum sebelumnya menunjukkan bahwa peran politik Madura kemungkinan besar akan tetap signifikan, dengan potensi adanya konfigurasi baru terkait distribusi dan dinamika suara.

Ia menjelaskan bahwa dukungan pemilih di Madura sering dipengaruhi oleh patron atau tokoh lokal, yang mengakibatkan tingginya mobilitas pemilih di berbagai daerah. Kandidat di Pilgub Jawa Timur 2024 diharapkan dapat memanfaatkan situasi ini dengan mendekati para tokoh lokal untuk mendapatkan dukungan.

“Dukungan di Madura dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk faktor kultural dan struktural. Faktor kultural mencakup peran kuat tokoh lokal sebagai pemegang pengaruh di kawasan tersebut,” ucapnya.

“Sementara faktor struktural, seperti pengawasan pemilihan di luar kabupaten yang masih lemah, tidak dianggap penting karena tidak langsung terkait dengan kepentingan tokoh lokal,” lanjutnya.

Baca Juga  Seskab Teddy Ungkap Capaian Prabowo di Eropa: Tarif Ekspor Nol Persen Berkat CEPA dan Kehormatan Bastille Day

Menurutnya, peran tokoh lokal sangat menentukan dalam mendapatkan dukungan dari tiga juta pemilih di Madura. Distribusi suara seringkali tidak dapat diprediksi dengan tepat oleh survei karena adanya anomali dalam situasi politik, yang bisa memberikan dampak signifikan dalam jumlah suara.

Pentingnya pemilih Madura juga tercermin dalam Pilgub Jawa Timur 2018, di mana pasangan Khofifah – Emil Dardak menang mutlak di tiga kabupaten Madura dengan perolehan suara 1.192.257, sementara pasangan lawannya, Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno, hanya memperoleh 760.786 suara dan menang di Bangkalan saja.

“Tinggal melihat bagaimana respons dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), karena kemungkinan PKB akan mengusung calonnya sendiri setelah partai lainnya mendukung Bu Khofifah,” jelasnya.

Dosen dan pengamat politik yang dipanggil akrab surokim ini juga menyoroti perbedaan besar antara Khofifah dan kelompok militan PKB. Ini memperbesar kemungkinan PKB akan mengusung calonnya sendiri dalam Pilgub Jawa Timur.

“Pilgub Jawa Timur tidak hanya sekadar pertarungan kemenangan dan kekalahan, tapi juga bisa menjadi ajang untuk memperkuat harga diri antar kelompok, seperti persaingan antara kelompok Cak Imin dan Khofifah,” pungkasnya.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB