Tragedi Pencurian di Kepulauan Bali, Pedagang Ayam Potong Ditipu Pekerja Sendiri!

- Publisher

Senin, 7 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pelaku yang menyamar sebagai nama panggilan imam, memohon kepada siapapun yang menemukan segera konfirmasi dan berharap kepada kepolisian Bali untuk segera mengintrogasinya

Foto: pelaku yang menyamar sebagai nama panggilan imam, memohon kepada siapapun yang menemukan segera konfirmasi dan berharap kepada kepolisian Bali untuk segera mengintrogasinya

Bali, SuaraNet Seorang pedagang ayam potong di kepulauan Bali, Zainal Arifin, merasa sangat terganggu dengan pencurian barang miliknya yang terjadi di Jl. Telaga Ayu Kedonganan pada Sabtu (5/8) dini hari. Zainal mengaku telah ditipu oleh salah seorang pekerjanya sendiri yang baru bergabung dua hari sebelum kejadian.

Pelaku penipuan dan pencurian ini datang mencari pekerjaan dengan tergesa-gesa, dan Zainal menawarkannya untuk bekerja karena pelaku mengaku sudah berpengalaman dalam memotong ayam. Zainal tidak merasa curiga sebelumnya karena pelaku bersikap sopan dan santun terhadap dia dan warga setempat.

“Saya benar-benar tidak menyangka kalau sampai melakukan hal seperti ini, karena saya bersama istri saya sudah yakin kalo memang pelaku tersebut ingin sungguh-sungguh ingin bekerja, dari sikapnya saja ia tidak mencerminkan kepribadian yang buruk sama sekali,” ungkap Zainal.

Namun, pada jam 1 dini hari, saat Zainal hendak membangunkannya untuk memulai bekerja, pelaku sudah tidak ada di tempat istirahatnya. Setelah mencarinya, ternyata pelaku telah melarikan diri membawa 5 tabung serta 2 timbangan Palas dan batu timbangan milik warga setempat.

Baca Juga  Ketua FWP Kecam Framing "Buta" Nenek Bahriyah: Minta Media Lakukan Koreksi

Menariknya, ternyata pelaku sebelumnya juga melakukan hal yang sama pada majikan sebelumnya, H. Marzuki, seorang pedagang ayam potong asal Madura. Pelaku mencuri 2 sepeda motor dan 4 handphone milik keluarga Marzuki.

Pelaku mengaku identitasnya berasal dari Bangkalan Madura dan Probolinggo Jawa, dan menggunakan nama samaran untuk mengelabui orang lain.

Kasus ini telah membuat resah seluruh pedagang ayam potong, dan hingga saat ini, pelaku masih belum ditemukan.

Zainal Arifin dan H. Marzuki berharap agar kepolisian Bali dapat mengamankan pelaku dan menjalankan proses hukum yang sesuai di negara ini.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru