Diprakarsai Kadus Telaga, Warga Pakamban Daya Bangun Jalan Baru Penghubung Antar Dusun

- Publisher

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gotong royong membangun jalan penghubung.

Gotong royong membangun jalan penghubung.

Sumenep– Warga Dusun Telaga Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep membangun jalan baru penghubung Dusun Telaga dan Dusun Nong Bunter.

Pembangunan infrastruktur jalan di desa Pakamban Daya itu diprakarsai oleh kepala Dusun Telaga melalui gotong royong dengan warga setempat.

Salah satu warga mengaku sangat senang karena dibangunnya jalan tersebut akan sangat membantu memperlancar akses warga yang akan ke lahan pertanian hingga pendidikan.

“Alhamdulillah kami sangat senang, karena ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya saat ditemui awak media, Selasa (09/05/2023).

Selain itu, pembangunan jalan yang diperkirakan mencapai kurang lebih 3 X 300 meter itu akan sangat besar manfaatnya bagi warga setempat karena akan bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Selama ini, jalan ini hanya bisa dilalui roda dua, sehingga, jika ini sudah selesai akan bisa dilewati roda empat yang akan mempermudah warga mengangkut hasil pertanian,” tambahnya.

Pihaknya berterima kasih kepada warga yang telah bersama sama gotong royong dalam pembuatan jalan tersebut.

Baca Juga  Presiden Jokowi Ingatkan Antisipasi Risiko Perlambatan Ekonomi Global dalam Penyusunan RAPBN 2025

“Semoanya warga sangat kompak, ada yang membawa kopi, rokok, semoga ini menjadi jalan ibadah dan diganti yang lebih oleh Allah,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
PT Timah dan Smelter Swasta Terseret Kasus Tambang Ilegal, Negara Disebut Rugi Rp87,4 Miliar
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB