Kasus Intimidasi Wartawan JTV di Pamekasan Mengendap 9 Bulan, Kejari Desak Penyerahan Berkas

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fauzi, jurnalis JTV Pamekasan.

Fauzi, jurnalis JTV Pamekasan.

Pamekasan – Kasus dugaan intimidasi terhadap wartawan JTV di Pamekasan masih menggantung meski berkas perkara sudah dinyatakan lengkap sejak Agustus lalu. Kepala Seksi Pidum Kejari Pamekasan, Benny Nugroho Sadhi Budhiono, menegaskan, berkas perkara yang dilimpahkan Polres Pamekasan sudah P21 sejak 12 Agustus 2025, namun tersangka dan barang bukti belum diserahkan.

“Itu sesuai ketentuan sejak 12 Agustus 2025 P21. Setelah itu, kami mengirim surat P21A pada 15 September sebagai pengingat agar tanggung jawab perkara segera diserahkan,” jelas Benny, Kamis (9/10/2025).

Ia menegaskan, keterlambatan penyerahan sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik Polres Pamekasan. Namun secara prosedural, penyerahan wajib dilakukan karena berkas sudah lengkap secara materiil dan formil. “Jika tidak ada tindak lanjut, kami akan kembalikan berkas agar tidak menumpuk di Kejari,” tambahnya.

Kasus ini bermula saat wartawan JTV Madura, Abdurrahman Fauzi, meliput penertiban PKL di kawasan Monumen Arek Lancor pada 11 Januari 2025. Dua hari kemudian, Fauzi melaporkan dugaan intimidasi yang dilakukan pedagang buah berinisial A ke Polres Pamekasan.

Baca Juga  RSUD Smart Pamekasan Siap Melayani Selama Libur Lebaran 2024

Fauzi berharap kasus ini ditangani secara profesional agar pelaku dihukum sesuai aturan, dan agar kasus serupa tidak menimpa wartawan lain. “Dengan begitu, masyarakat bisa menghargai kerja-kerja jurnalistik yang dilindungi UU 40/1999,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, belum memberikan tanggapan. “Saya cek dulu,” ujarnya singkat.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura
Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban
PMII UIN Madura Gelar Demo, Tuding Satgas dan BGN Lalai Awasi Program MBG Pamekasan
Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest
PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan
Tolak Keras Perundungan, GPPD Payudan Daleman Bekali Siswa SMP Anti Bullying
Status Naik, Penyidik Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Libatkan Dai di Pamekasan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:13 WIB

Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:10 WIB

Kasus Agen Hozizah Disepakati, Pegadaian Pamekasan Bantu Korban

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:11 WIB

Dorong Kreativitas dan Kepedulian, BEM FIA UNIRA Gelar Ramadhan EduFest

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:14 WIB

PMII UIN Madura Kritik Pengawasan MBG di Pamekasan

Berita Terbaru

Entertainment

Demo PMII UIN Madura, Kinerja Satgas MBG Pamekasan Dinilai Gagal Total

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:48 WIB