PM Israel Hukum Menteri yang Ancam Jatuhkan Bom Nuklir di Gaza

- Publisher

Senin, 6 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel bersiap untuk melakukan manuver darat di lokasi yang dirahasiakan dekat perbatasan dengan Gaza [Hannibal Hanschke/EPA-EFE]

Tentara Israel bersiap untuk melakukan manuver darat di lokasi yang dirahasiakan dekat perbatasan dengan Gaza [Hannibal Hanschke/EPA-EFE]

Jakarta, SuaraNet-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghukum Menteri Urusan Air dan Energi Ze’ev Elkin yang mengancam akan menjatuhkan bom nuklir di Gaza. Elkin dikenai sanksi berupa penangguhan gaji dan tunjangan selama dua bulan.

Elkin membuat ancaman tersebut dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Israel Ynet pada tanggal 2 November. Dia ditanya apakah dia menganjurkan menjatuhkan semacam bom atom di Jalur Gaza untuk membunuh semua orang. Elkin menjawab, “Itu salah satu pilihan.”

Ancamannya itu menuai kecaman internasional, termasuk dari PBB dan Amerika Serikat. PBB mendesak Israel untuk menghormati hukum internasional dan menghindari penggunaan kekuatan yang berlebihan. Amerika Serikat juga mendesak Israel untuk menghentikan serangannya di Gaza, dan telah menyerukan gencatan senjata.

Netanyahu mengatakan bahwa dia tidak setuju dengan ancaman Elkin dan bahwa Israel tidak akan pernah menggunakan senjata nuklir untuk melawan Gaza. Dia juga mengatakan bahwa dia telah memperingatkan Elkin tentang konsekuensi dari ancamannya.

“Pernyataan Menteri Elkin tidak mewakili pandangan pemerintah,” kata Netanyahu. “Ini adalah komentar pribadi yang tidak dapat diterima.”

Baca Juga  World Water Forum ke-10: Indonesia Bersiap Menjadi Tuan Rumah Acara Global di Pulau Bali

Elkin telah meminta maaf atas ancamannya, mengatakan bahwa dia “salah bicara”. Dia mengatakan bahwa dia tidak bermaksud untuk mengancam siapa pun, dan bahwa dia hanya mencoba untuk menekankan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri dari serangan Hamas.

Namun, permintaan maafnya tidak dapat meredakan kemarahan yang ditimbulkan oleh ancamannya. Ini adalah bukti terbaru dari ketegangan yang meningkat antara Israel dan Palestina.

 

 

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB