Protes Kebijakan Rektor, Mahasiswa UNIRA Lumpuhkan Aktivitas Kampus

- Publisher

Senin, 4 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap membumbung tinggi di halaman UNIRA saat demonstran melakukan protes.

Asap membumbung tinggi di halaman UNIRA saat demonstran melakukan protes.

Pamekasan, SuaraNet– Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jayakarta di depan Kantor Rektorat Universitas Madura (UNIRA) sejak tanggal 31 Agustus, terus berlanjut.

Massa aksi melakukan penyegelan terhadap Kantor Rektorat UNIRA sebagai respons terhadap revisi Surat Keputusan Rektor No 526/F11/UNIRA/VIII/2023 tentang Panduan dan Panitia PKKMB 2023 yang dianggap tidak konsisten dalam pengambilan kebijakan.

Hingga hari Senin (4/9/23), para demonstran tampaknya belum meninggalkan lokasi karena tidak ditemui oleh pihak Rektor UNIRA.

“Saat tuntutan kami tak diindahkan, akhirnya masa aksi menyegel semua ruangan yang ada di Gedung Rektorat,” kata Presiden Mahasiswa UNIRA, Mahrus.

Oleh karena itu, mahasiswa yang terlibat dalam aksi demonstrasi memutuskan untuk melumpuhkan sistem pendidikan kampus sebagai bentuk protes karena belum ada tanggapan dari pihak Rektorat UNIRA.

“Karena tak kunjung ada penyelesaian, akhirnya masa aksi memblokade kampus universitas dengan menyegel portal kampus,” paparnya.

“Langkah penyegelan ini adalah ekspresi kekecewaan kami terhadap Rektor yang kami anggap tidak mampu mengatasi masalah yang sedang terjadi,” tambah Mahrus.

Baca Juga  Bersumber dari APBD, Anggaran Pakaian Dinas DPRD Pamekasan Tembus Rp 410 Juta Lebih

Menurutnya, tindakan mahasiswa UNIRA yang menghentikan segala kegiatan akademik adalah upaya untuk memberikan kesadaran kepada Rektor tentang dampak serius dari kebijakan yang diambil.

“Kami menghentikan segala kegiatan akademik agar Rektor segera sadar diri,” tegasnya.

Tanggapi Protes Terhadap Revisi Kebijakan

Rektor Universitas Madura (UNIRA) Dr. Faisal Estu Yulianto, M.T. akhirnya memberikan tanggapan terhadap aksi demonstrasi yang telah dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jayakarta.

Melalui pesan singkat WhatsApp, Dr. Faisal Estu Yulianto menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang dalam proses melakukan koordinasi.

“Mohon maaf, kita masih koordinasi juga,” ujar Rektor UNIRA tersebut, menunjukkan upayanya untuk merespons tuntutan mahasiswa dan mencari solusi terbaik dalam situasi ini.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan
Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum
Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis
Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:54 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WIB

Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:43 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Senin, 18 Mei 2026 - 13:55 WIB

Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan

Berita Terbaru