Ratusan Kader Demokrat Ramaikan Aksi Cap Jempol Darah, Lawan PK Moeldoko

- Publisher

Jumat, 16 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Demokrat) Saat Turun Langsung Tolak Maldoeko

(Dok. Demokrat) Saat Turun Langsung Tolak Maldoeko

Jakarta, SuaraNet – Sejumlah kader Partai Demokrat berencana menggelar aksi solidaritas dengan mengangkat cap jempol berdarah sebagai bentuk perlawanan terhadap peninjauan kembali (PK) KSP Moeldoko di Mahkamah Agung (MA).

Aksi tersebut direncanakan akan dilaksanakan di Kantor Pusat Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (16/6) ini. Acara tersebut dihadiri oleh kader Demokrat dari tingkat pusat hingga daerah, serta para relawan.

“Rencananya mereka akan melakukan aksi dengan mengangkat cap jempol berdarah sebagai bentuk kesetiaan dan loyalitas kepada Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono),” ucap Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Putra Mahendra.

Aksi ini merupakan bentuk protes yang meluas sebagai dampak upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat oleh Moeldoko. Herzaky menegaskan bahwa langkah Moeldoko melalui proses hukum yang sedang berlangsung saat ini telah merusak demokrasi.

Ia juga menyayangkan tindakan tersebut dilakukan oleh seorang pejabat negara di lingkungan Istana, yang menurutnya merupakan tindakan memalukan.

“Ini adalah perbuatan memalukan dari seorang pejabat negara yang merusak demokrasi. Menurut kami, ini merupakan upaya untuk menghalangi kemajuan Mas Anies sebagai calon presiden dari Partai Demokrat,” ujar Herzaky.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Lepas 576 Kontingen Indonesia untuk Asian Games ke-19 di Hangzhou

Aksi yang diadakan hari ini diperkirakan akan dihadiri oleh ratusan kader dan simpatisan. Aksi tersebut akan terus dilakukan sampai Mahkamah Agung mengambil keputusan terkait PK Moeldoko dalam kepemimpinan Partai Demokrat.

“Gerakan ini akan terus berlangsung hingga Mahkamah Agung menjatuhkan keputusan terkait PK Moeldoko. Gerakan ini akan bergelombang dan melibatkan berbagai elemen masyarakat dari berbagai daerah,” tambah Herzaky.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Dominasi Sufmi Dasco di DPR Dinilai Melemahkan Fungsi Kontrol Parlemen
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Senin, 15 Desember 2025 - 19:27 WIB

Dominasi Sufmi Dasco di DPR Dinilai Melemahkan Fungsi Kontrol Parlemen

Berita Terbaru